![]() |
| Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat menerima rombongan peserta PKP PNS Mabes TNI di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026). |
CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi lokasi studi lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) Tahun Anggaran 2026 untuk mempelajari berbagai inovasi pelayanan publik yang diterapkan di sejumlah perangkat daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat menerima rombongan peserta PKP PNS Mabes TNI di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kamis, mengatakan pemerintah daerah merasa terhormat karena dipercaya menjadi lokus pelaksanaan studi lapangan tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, kami mengucapkan selamat datang di Bumi Tegar Beriman kepada Paban VI/Bin ASN TNI beserta jajaran, serta seluruh peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas PNS Mabes TNI Tahun Anggaran 2026. Kami merasa terhormat karena Kabupaten Bogor dipercaya menjadi lokus pelaksanaan studi lapangan," kata Ajat.
Ia menjelaskan, peserta akan melakukan pembelajaran di empat perangkat daerah, yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Menurut Ajat, dengan luas wilayah mencapai 2.991,78 kilometer persegi yang meliputi 40 kecamatan, 416 desa, 19 kelurahan, dan jumlah penduduk lebih dari enam juta jiwa, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengembangkan pelayanan publik yang cepat, efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui studi lapangan tersebut, kata dia, para peserta dapat mengamati secara langsung berbagai inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan, mulai dari pelayanan perizinan terintegrasi, penguatan tata kelola pemerintahan desa, inovasi layanan kesehatan, hingga transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Ajat berharap kegiatan itu menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan peserta PKP Mabes TNI.
"Kami yakin para peserta memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan, merumuskan solusi inovatif, serta membangun jejaring kerja sama yang semakin kuat. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah," ujarnya.
Sementara itu, Paban VI/Bin ASN TNI Kolonel Arh Yulian Iskandar mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor yang memfasilitasi pelaksanaan studi lapangan tersebut.
Ia mengatakan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pembangunan nasional.
"Atas nama Panglima TNI dan seluruh jajaran Mabes TNI, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah menerima dan memfasilitasi pelaksanaan studi lapangan ini. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan mengadopsi berbagai praktik baik yang nantinya dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing," kata Yulian.
Sebanyak 80 peserta PKP PNS Mabes TNI yang berasal dari Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara mengikuti kegiatan tersebut.
Selama berada di Kabupaten Bogor, para peserta akan mempelajari sejumlah inovasi pelayanan publik, di antaranya OPTIMIS dan PINTER di DPMPTSP, SAMISADE dan SEMA Super App di DPMD, SIABANG TOP dan SI OKE di Dinas Kesehatan, serta NENG TITU SEHAT dan SILOKA di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
